Memory

Memory
Last Season

Jejakku

Rabu, 24 Maret 2010

Teratai

Aku bukanlah kenari
Yang bersenandung di tiap pagi
Guna menyambut sang matahari

Aku juga bukanlah melati
Yang senantiasa mewangi
Manakala pagi menandai hari

Aku tak lebih dari sebuah teratai
Tenang didalam air melambai
Damai menjadi pelidung katak katak yang masih bernama bayi
Berusaha menjadi dewasa dalam lindungan daunya yang landai
Tapi takkan pernah kusesali
Karena aku masih bisa menatapmu wahai matahari
Pun jauh terasa dari tempatku tumbuh dan mandiri

Dan aku adalah tetap teratai
Yang akan selalu bahagia bersama lusinan katak yang kelak akan mempersembahkan sonar berharmoni
Menjelma menjadi alunan nada nada yang berirama merdu kala hujan selesai menguyur bumi
Hanya ditujukan untukmu wahai matahari
Meskipun kau takkan pernah mendegarnya karena kau sudah berada dalam peraduan bumi

Akulah sang teratai
Teratai yang melambai lambai
Diam dalam damai
Ngilu dalam hati
Berdoa dalam sunyi
..............
Sendiri


Rumah Pohon
25 MARET 2010
09.30 WIB
** Teratai ini akan terus mekar untuk merasakan sengatan matahari yang membakar tubuhnya.

2 komentar:

  1. namun ia tidak akan bisa membakar cinta, semangat dan keindahanmu.....

    BalasHapus
  2. : Dewiq

    Semoga
    semoga seperti itu

    BalasHapus

Silahkan Meninggalkan Jejak Anda